Senin, 12 Agustus 2013

COBALAH TUK TETAP TERSENYUM

بِِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
السّلام عليكم ورحمةاللّه وبركاته
Salam sejahtera kawan-kawanku,sahabat-sahabat seiman Islamku. Semoga di titik keadaan kalian yang sekarang ini, Allah SWT memberimu semangat tuk meraih ridlo-Nya,dan dimasukan kedalam golongan hamba-hambaNya yang Sholeh dan Sholehah serta mendapatkan Rahmat dan Hidayah dari Allah SWT. Aaamiin aaamiin, Ya Robbal'aalamiin,...Mungkin dititik yg sekarang sobat2 ada yang gembira,sedang tdak semangat ,banyak masalah, dll tapi jangan lupa ya tetap mencoba untuk semangat n smile ok..!!! koq ga smile ya, hayu coba smile..satu detik aja…piissss.. Semoga bisa meleburkan tak semangatanmu itu, meski hanya kecil dampaknya…Aaamiin….!!!
Okey  sahabat seiman Islamku, kita saling belajar,mengingatkan aja, ini sih menurut pribadi saya saja, barang kali bisa menjadi masukan sahabat seiman Islamku nanti,sahabat juga bisa koq memberi masukan kepada saya lewat komentar atau pesan yang lainnya ya..Ok...
PENGERTIAN “MASALAH”
Semua yang ada didunia ini,alam semesta ini yang tidak sesuai dengan keinginan/kemauan/keadaan ntah dari suatu peraturan organisasi, pemerintah,diri sendiri bahkan aturan dari Allah SWT dll itu bisa dikatakan dengan Masalah. Sahabat seiman juga bisakan mengartikannya sendiri menurut pendapat masing-masing sobat. Karena blog ini yang megang saya, jadi kata2 yang muncul ya apa kata yang punya blog ini kan..heheh..ppiisss baelah..heheh…
Oiya sobat seiman ismlamku masalah itu sesuatu yang harus diselesaikan atau dipecahkan iya kan sobat, tetapi masalah itu kadang tidak harus diselesaikan atau dipecahkan juga sobat..  lho kenapa bisa ya? Jikalau masalah itu sesuatu yang harus diselesaikan atau dipecahkan jawabannya, setelah ada jawaban dan selesai masalah tsb, maka akan ada sesuatu yang wawww maksudnya spirit penyemangat baik dari diri kita maupun dampaknya dari orang lainnya sobat.… Jika itu telah terjadi,lalu apa yang akan terjadi berikutnya sobat seiman islamku?  Waaah, bukan saja ketenangan hati yang menyertainya kan sobat, ternyata hal tsb akan menjadikan kita2 ini lebih-lebih siap untuk melewati masalah-masalah berikutnya, tetapi awas ya jangan terburu-buru mencari jawaban dari masalah yang ada, pastinya saudara-saudaraku ini jauh lebih tahu kan dari saya kenapa begitu… Nah itulah “Pengertian Masalah” versiku, lalu apa “Pengertian Masalah” versi sobat-sobat seiman seislamku ini?  Jawab aja ya sendiri…heheh..ppiisss..  Tetap semngattssSS n smile ya…Ok…   J   .   
Nah kita kembali lagi keulasan berikutnya. Masalah itu kadang tidak harus diselesaikan atau dipecahkan juga sobat..  lho kenapa bisa ya? Bisa-bisa aja, missal:  Si A cita-cita kuliyahnya dari kecil kepingiinnn kali kuliyahnya dijurusan  Pendidikan Agama Islam tepatnya di IAIN itu, tetapi sayangnya si A tidak di Jurusan PAI yg diidam-idamkannya, dan tempat kuliyahnya juga beda sama rencana awal tadi di IAIN itu,      “Kenapa pas waktu akan diputuskan dimana tempat dan jurusan kuliyahku nanti, terasa pikiranku digilir ke jurusan dan tempat kuliyah yg sekarang ya, saya jadi bingung 7 keliling nih.. Sekarang saya kuliyah disini,..hemmm..tadinya sih mau jadi Guru Agama tuh tetapi udah terlanjur aku tambah pusiiinnggggg, tetapi pasti ada sesuatu hal yg terbaik bwt ku menurut penglihatan-Nya dan bukan mnrut penglihatanku sebagai manusia biasa yang penuh dengan dosa ini” ujarnya..  Jadi Masalah itu kadang tidak harus diselesaikan atau dipecahkan iya kan sobt...Selebihnya kita serahkan semuanya kepada Allah SWT Yang Maha Mengetahui dan sumbernya jawaban dari masalah-masalah yang ada dialam ini yang takterbatas luasnya…  Dan contohnya,  lain sebagainya. Sobat bisa pikir sendiri kan contoh lainnya…hehehhe..
Hey..Sobat seiman Islamku, sebenarnya kenapa sih ada yang namanya masalah? Hemmm….???Bikin pusing aja ya…   Kalo menurut pribadi saya sih, kenapa harus ada masalah, itu jelas namanya juga hidup didunia, memang ini tempatnya berbagai masalah, klo mau yang engga ada masalah enak-enakkan tanpa ada usaha yang keras harus ini itu, itu sih surge ya namanye..hehehe..ppiisss sobat..  Allah SWT memang sengaja menurunkan Nabi Adam as. dan Siti Hawa dari surga ke dunia ini, dipercayai oleh Allah SWT kpda Nabi Adam dan Siti Hawa dan keturunannya untuk mengurusi dunia ini, harus berusaha dulu jika ingin makan yaitu harus menanam dulu baru dipanen kmudian baru bsa di makan hasil panen nya nah klo di surga mau makan dan lain-lainnya ga perlu menanam dulu di beri pupuk biar cepat tumbuhnya dan besar buahnya dll, tinggal maunya apa langsung triinggg minta ada,udah tersedia semuanya tanpa harus bekerja keras sperti didunia ini… heheh.. hidup didunia itu memang dirancang untuk bekerja keras dan tlah tersedia berbagai masalah tuk dihadapi, bukan hidup tuk berleha-lehakan?
Sebenarnya adanya masalah itu akan menjadikan kita terasa butuhnya penyandar/kekuatan yang Maha Besar dari masalah yang dihadapinya yaitu Allah SWT yang mempunyai jawaban dari setiap masalah hamba2Nya..  Bukan hanya itu, terasa butuh  juga terhadap sandaran  orang sekelilingnya, sehingga bisa saling membantu satu dengan yang lainnya,saling mendo’akan juga ya.. termasuk  curhat lho, tpi curhat nomor wahidnya itu kpda Allah SWT  ya sobat..hehee… ppiisss..  J   . 
Biasanya sih ya sobt, kita tuh klo deket sama Allah SWT atau sholat dan ngaji nya rajin tuh karena sudah galau tingkat tinggi ya, dah banyak masalahnya baru dah PDKT sama yg punya jawabannya…heheh… Tetapi setelah kelar masalah/urusannya ehhh kita jauhhh lagi sama Allah SWT ya..aduuuh..aduuhh.. … Tetapi engga apa-apa sobat, semoga dengan cara adanya masalah dan kemudian kita PDKT kpda Allah SWT tsb, Allah SWT tidak melepas hidayahNya kepada kita sobat,.. Sehingga kita tetap istiqomah Lillahita’ala. Aaamiin.  Ttp smngtsssSS n smile…  J
Hemmm..sobat seiman Islamku, mau tahu engga gimana cara kita mengahadapi  masalah? Eittss tapi sebelumnya maaf sobat, ini sih menurut pribadi saya aja ya,.. selebihnya sobat2 bisa melakukan versi sobat2 sndiri, ya...Ok?  Point-pointnya :
MASALAH DATANG=MOTO HIDUP
“Tetap semangat n smile ya ok...!!!”
Do’a, ikhtiar, sabar dan pasrah kepada Allah SWT
pastinya sudah dilakukan.....!
Curhat kepada Allah SWT dgn sungguh2 = tenanglah hati
Jangan lupa ya dengerin Kajian Islami dan silaturrahminya,bsa jdi disitu
Allah SWT memberimu jawaban dari maslahmu itu...
Jadi hayoo buruan...!!!..
PDKT sama yg punya jawaban dari masalahmu kawan.!!
“TETAP SEMANGTSSS N SMILE..OK...!!!”
Menurut saya sih, ini yang penting sobt yang bisa terhubung ke point diatas itu,  ya kalo bisa sobat seiman Islamku kita belajar point mengenal diri kita sndiri ya sobat, soalnya dengan ini, kita banyak menemukan jawaban dari masalah yang ada, karena hubungan dengan Sang Maha Kuasa yaitu Allah SWT sudah mulai dekat,..maksudnya koreksi diri sndiri kita tuh diciptakan oleh Allah SWT sbnarnya untuk apa ya? Kewajiban kita tuh apa ya? Pepatah mengatakan lebih kurangnya   “Barang siapa mengenal dirinya sndiri maka ia mengenali Tuhannya”.  So, dari sekarang hayuk kita sama-sama mengenal diri sndiri sobat karena Allah SWT semata..  Tetap SeMangKA ya sobt-----SeMangat Karena Allah.  Ppiiissss…J
Nah kalo orang udah dikeadaan ini biasanya akan berfikir sekecil apa yang dia lihat,dengar,rasakan akan menjadi masukan tuk dirinya, diambil cari hikmah apa yang bisa dipetik dari apa yang dia lihat,dengar dan rasakan.. serta berfikir mungkin disitu Allah SWT menaruhkan  jawaban dari masalah yg dia hadapi.. Misalnya, kita melihat sekumpulan anak-anak kecil sedang bermain, nah kita berfikir hikmah positif apa yang bsa kita ambil dari sekumpulan anak-anak kecil yang sedang bermain itu? Contoh hikmah yang bsa kita ambil salah satunya: “ooh ternyata anak kecil itu jujur ya, aku jadi malu nih,saya mau ikutan aahhh biar jujur kaya anak-anak kecil itu yang masih polos itu, semoga kejujuran ini membawa berkah bwt ku dan bwt orang-orang disekelilingku…Aaamiin”.
Ada yang tahu ga, gimana sih caranya ngilangin galau, yang sekarang-sekarangan merajai anak-anak muda zaman sekarang? Hemm.. saya hanya bisa jawabnya dari point-point diatas aja sobat, mungkin dari sobat seiman Islamku tahu cara yang lebih-lebih baik dari saya.. Kita saling mengingatkan aja ya, enggak guruin koq…Ppiiiissss…   J
Hey sobat, sekian ketikan ini saya buat, smaaf ya bila ada kata2/sesuatu yang mengganjal dihati sobat2.. Kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT semata, dan kesalahan itulah ladangku selaku manusia yang penuh dosa-dosa… Semoga point-point dan ketikan diatas bisa mengurangi/bahkan mnghilangkan kegalauan/masalah2 sobat2…Aaamiin, aaamiin, aaamiin Ya Robbal’aalamiin..  
Tetap semangatttssssSSSS… n smile ok sobat!!!
“Salam ukhwah……Sobat ”       

:)

KHUTBAH,TABLIGH DAN DAKWAH

A.    KHUTBAH
Khutbah merupakan kegiatan berdakwah atau mengajak orang lain untuk meningkatkan kualitas takwa dan memberi nasihat yang isinya merupakan ajaran agama. Khotbah yang sering dilakukan dan dikenal luas dikalangan umat Islam adalah khotbah Jum’at yang dilaksanakan setiap hari Jum’at dan Khotbah dua hari raya, yaitu Idul Fitri dan Idul Adha. Orang yang memberikan materi khotbah disebut Khatib.
Pengertian khotbah Jum’at ialah khotbah yang dilakukan sebelum shalat berjamaah dua rakaat pada waktu dzuhur dihari Jum’at. Jumhur ulama telah sepakat bahwa khotbah shalat Jum’at hukumnya wajib.
a.      Khatib Jum’at
Sebelum mengerjakan shalat Jum’at terlebih dahulu harus dilaksanakan khotbah (dua khotbah) yang disampaikan oleh khatib.
Adapun syarat khatib adalah sebagai berikut :
1.      khatib suci dari hadats kecil dan besar/berpakaian rapi, sopan dan baik
2.      khatib suci dari najis baik ditubuh, pakaian maupun tempat/berpakaian rapi, sopan dan baik
3.      khatib menutup aurat seperti shalat
4.      khatib berdiri jika mampu
5.      khatib duduk diantara dua khutbah
6.      mengetahui syarat, rukun dan sunah khotbah Jum’at
7.      fasih dalam melafalkan ayat Alquran dan hadis
8.      suaranya jelas, keras, dapat didengar oleh seluruh jamaah dan dengan bahasa yang mudah dipahami
9.      balig dan memiliki akhlak yang baik.
b.      Syarat Khotbah Jum’at
Khotbah Jum’at memiliki syarat-syarat, antara lain sebagai berikut:
1.      khotbah harus dilaksanakan dalam bangunan yang dipakai untuk Shalat Jum’at
2.      khotbah disampaikan khatib dengan berdiri (jika mampu) dan terlebih dahulu memberi salam
3.      khotbah dibawakan agak cepat, namun teratur dan tertib. Salah satu bentuk pelaksanaan khotbah yang tertib adalah mengikuti sebagaimana contoh hadits berikut:
كاَنَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ يَخْطُبُ قَائِمًا وَيَجْلِسُ بَيْنَ الْخُطْبَتَيْنِ
Artinya:
Rasulullah saw. berkhotbah dengan berdiri dan beliau duduk di antara dua khotbah.”  (H.R. Jamaah, kecuali Bukhari dan Turmuzi)
4.      khutbah pertama bersambung dengan khutbah kedua
5.      khutbah kedua bersambung dengan shalat Jumat
6.      rukun khotbah dibaca dengan bahasa Arab, sedangkan materi khutbahnya dapat menggunakan bahasa setempat
7.      khutbah yang disampaikan dengan suara yang lantang dan tegas, namun tanpa suara yang kasar.
8.      khutbah itu didengarkan/dihadiri oleh minimal 40 orang yang wajib atasnya shalat Jumat (mazhab Asy-Syafi’i)
9.      khutbah dilaksanakan setelah tergelincir matahari (masuk waktu dzuhur) dan dilaksanakan sebelum shalat Jum’at.
c.       Rukun Khotbah Jum’at
Rukun khotbah harus dilakukan dengan tertib. Apabila rukun khotbah tidak dilaksanakan dengan tertib, maka akan menjadikan shalat Jum’at tersebut tidak sah. Adapun rukun khotbah tersebut adalah sebagai berikut:
1.      membaca hamdalah
2.      membaca shalawat atas Nabi Muhammad SAW
3.      membaca syahadatain, yaitu syahadat tauhid dan syahadat rasul
4.      berwasiat atau memberi nasihat tentang ketakwaan dan menyampaikan ajaran Islam tentang akidah, syariah atau muamalat
5.      membaca sebagian ayat Alquran pada salah satu dari dua khutbah (sebaiknya di khutbah pertama)
6.      mendoakan umat Islam pada salah satu dari dua khutbah (sebaiknya dikhutbah kedua).
d.      Sunah Khotbah Jum’at
Ketika menyampaikan khotbah Jum’at, ada hal-hal yang termasuk ke dalam sunah-sunah khotbah Jum’at. Sunah khotbah Jum’at adalah sebagai berikut:
1.      khotbah disampaikan di atas mimbar atau di tempat yang sedikit lebih tinggi dari jamaah shalat Jum’at
2.      khatib menyampaikan khotbah dengan kalimat yamh jelas, terang, fasih, berurutan, sistematik, mudah dipahami dan tidak terlalu panjang atau terlalu pendek
3.      khatib selalu menghadap kea rah jamaah
4.      khatib memberi salamk pada awal jamaah
5.      khatib hendaklah duduk sebentar di kursi mimbar setelah mengucapkan salam dan pada waktu adzan disuarakan
6.      khatib membaca surat Al Ikhlas ketika duduk di antara dua khotbah
7.      khatib menertibkan rukun khotbah, terutama shalawat Nabi Muhammad saw. dan wasiat takwa terhadap jamaah.
e.       Fungsi Khotbah Jum’at
Khotbah Jum’at sebenarnya memiliki banyak sekali fungsi, baik bagi muslim secara individu maupun secara social kemasyarakatan, antara lain sebagai berikut:
1.      memberi pengajaran kepada jamaah mengenai bacaan dalam rukun khotbah, terutama bagi jamaah yang kurang memahami bahasa Arab
2.      mendorong jamaah untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah
3.      mengajak jamaah untuk selalu berjuang menggiatkan dan membudayakan syarat Islam dalam masyarakat
4.      mengajak jamaah untuk selalu berusaha meningkatkan amar makruf nahi munkar
5.      menyampaikan informasi mengenai perkembangan ilmu pengetahuan dan hal-hal lain yang bersifat actual kepada jamaah
6.      merupakan kesempurnaan shalat Jum’at karena skalat Jum’at hanya dua rakaat
7.      mengingatkan kaum muslim agar lebih meningkatkan iaman dan takwa kepada Allah AWT
8.      mengingatkan kaum muslim agar lebih meningkatkan amal saleh dan lebih memerhatikan mereka yang kurang mampu untuk menegakkan keadilan dan kesejahteraan dalam masyarakat
9.      mengingatkan kaum muslim agar lebih meningkatkan akhlakul karimah dalam kehidupan pribadi, masyarakat, berbangsa dan bernegara
10.  mengingatkan kaum muslim agar lebih meningkatkan kemauan untuk menuntut ilmu pengetahuan dan wawasan keagamaan
11.  mengingatkan kaum muslim agar meningkatkan ukhuwah Islamiah dan membantu sesama muslim
12.  mengingatkan kaum muslim agar rajin dan giat bekerja untuk mengejar kemajuan dalam mencapai kehidupan dunia dan akhirat yang sempurna
13.  mengingatkan kaum muslim mengenai ajarn Islam, baik perintah maupun larangan yang terdapat didalamnya.
f.       Menyusun Naskah Khotbah
Dalam menuyusun naskah khotbah dibagi dalam tiga bagian, yaitu sebagai berikut:
1.      Pendahuluan yang berisi hamdalah, syahadat, shalawat Nabi dan wasiat takwa.
2.      Penyampaian materi khotbah, yang didalamnya ada ayat suci Al-Quran.
3.      Penutup yang berisi hamdalah, syahadat, shalawat Nabi dan doa.
Pada waktu khutbah jum’at, memang diharamkan berbicara. Karena itu kalau ingin menyelenggarakan shalat jum’at yang kebanyakan dihadiri oleh anak-anak, perlu penanganan khusus sebelumnya. Pelajaran shalat yang pertama kali buat anak-anak itu bukan bagaimana bacaan shalat atau gerakannya, tetapi bagaimana adab berada di masjid. Pendidikan adab di dalam masjid ini harus bisa menjadi anak-anak itu bisa tenang di dalam masjid, baik saat shalat jum’at, atau pun shalat lainnya. Dan jangan sekali-kali melepas anak masuk ke masjid sebelum dia dinyatakan lulus dalam pendidikan adab di dalam masjid.
Rasullah SAW memang memerintahkan agar kita menyuruh anak usia 7 tahun untuk shalat, tetapi bukan dimulai dari masjid. Jadi jangan langsung dibawa ke masjid, sementara anak itu belum dibekali dengan adab-adab berada di masjid. Ini kesalahan paling fundamental dari kebanyakan kita, yaitu kita hanya membekali mereka dengan gerakan dan bacaan shalat, tetapi tidak pernah memastikan bahwa anak itu sudah punya bekal tentang adab-adab berada di masjid. Sehingga masjid menjadi riuh dan bising dengan kehadiran mereka. Maka anak-anak itu perlu mendapat terapi dan pelatihan  yang sangat mendasar tentang adab berada di masjid. Entah bagaimana cara dan tekniknya, mereka harus diajarkan bagaimana masuk masjid dan beribadah dengan tenang, khusyu” dan tidak bersuara saat khutbah disampaikan. Sekedar memarahi dan melarang mereka untuk tidak ribut dan dilakukan hanya saat khutbah jum’at adalah pekerjaan yang sia-sia, bahkan menghilangkan pahala jum’at.               
B.     TABLIGH
Tabligh sendiri berarti menyampaikan. Dari kata ballagha-yuballighu. Tabligh adalah penyampaian atau ceramah keagamaan yang berupaya mengajak manusia untuk berbuat kebaikan dan mencegah dari kemunkaran. Tabligh merupakan salah satu bentuk dakwah. tetapi dakwah bukan hanya semata-mata tabligh. Selain tabligh, dalam jenjang aktifitas dakwah juga mengenal taklim, yang bersifat lebih intensif dari tabligh. Ada juga takwin, yang jauh lebih intensif lagi dari taklim dan tabligh. Didalam tabligh, yang menjadi inti masalah adalah bagaimana agar sebuah informasi tentang agama Islam bisa sampai kepada objek dakwah. Tapi tidak ada tuntutan lebih jauh untuk mendalami suatu masalah itu. Berbeda dengan taklim, dimana intensitasnya lebih mendalam. Orang-orang yang masuk dalam program taklim punya beban lebih, yaitu belajar dan mendalami masalah-masalah ajaran Islam.
Setiap orang memiliki tanggungjawab untuk menyampaikan ayat-ayat atau ajaran Islam kepada saudaranya yang lain sebagaimana hadits Nabi Muhammad SAW sebagai berikut:
بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ اَايَةً (رواه البخارى ومسلم)
Artinya:
sampaikan walaupun satu ayat.” (H.R. Bukhari Muslim)
ada hal-hal yang harus disiapkan dan diperhatikan sebelum seseorang menjalankan tanggungjawab untuk menyampaikan ajaran Islam. Hal-hal tersebut adalah sebagai berikut:
1.      Bersikap lemah lembut, tidak berhati besar, dan tidak merusak.
2.      Menggunakan akal dan selalu dalam koridor mengingat Allah AWT.
3.      Menggunakan bahasa yang mudah dimengerti.
4.      Mengutamakan musyawarah dan berdiskusi untuk memperoleh kesepakatan bersama.
5.      Materi dakwah yang disampaikan harus mempunyai dasar hukum yang kuat dan jelas sumbernya.
6.      Tidak meminta upah atas dakwah yang dilakukannya.
7.      Menyampaikan dengan ikhlas dan sabar, harus sesuai dengan waktu, pada orang dan tempat yang tepat.
8.      Tidak menghasut orang lain untuk bermusuhan, merusak, berselisih, dan mencari-cari kesalahan orang lain.
9.      Melakukan dakwah dan disertai dengan beramal shaleh atau perbuatan baik.
10.  Tidak menjelek-jelekkan atau membeda-bedakan orang lain, karena inti yang harus disampaikan dalam berdakwah adalah tentang tauhid dan ajaran Islam yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW.
C.     DAKWAH
Secara bahasa (etimologi), dakwah berarti mengajak, menyeru, atau memanggil. Adapaun secara istilah (terminologi) yaitu menyeru seseorang atau masyarakat untuk mengikuti jalan yang sudah ditentukan oleh ajaran Islam berdasarkan Alquran dan Hadits untuk mencapai kebagahgiaan dunia dan akhirat.
Setiap ilmu dan pengetahuan yang dimiliki oleh setiap mukmin disampaikan meskipun satu ayat. Firman Allah dalam surat An Nahl ayat 125 yang berbunyi:
ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ ۖ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ ۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيلِهِ ۖ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ﴿١٢٥
Artinya:
Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk”.   (QS. An-Nahl : 125)
Maksud Hikmah pada ayat tadi ialah perkataan yang tegas dan benar yang dapat membedakan antara yang hak dengan yang bathil.
Ayat tersebut menyuruh kaum mukmin untuk melakukan dakwah kepada manusia untuk melakukan kabaikan. Dakwah dilaksanakan dengan tiga macam cara, pertama, dengan hikmah yaitu ucapan yang jelas dan tegas dan sikap yang bijaksana, kedua, dengan maurid atau hasanah yaitu cara persuasife (tanpa kekerasan) dan edukatif (memberikan pengajaran) dengan suri teladan atau contoh yang baik, dengan ini pendengar akan semakin yakin dan percaya apa yang telah disampaikan oleh sipendakwah sebab apa yang telah disampaikannya itu sesuai dengan tingkah lakunya sehari-hari, sehingga yang mendengarnya akan melakukan apa yang disampaikan oleh sipendakwah, dan ketiga, dengan mujadalah yaitu diskusi atau tukar pikiran yang berjalan secara dinamis dan santun serta menghargai pendapat orang lain.
Pada awalnya, Rasulullah berdakwah kepada masyarakat di sekeliling beliau yang dikenal dengan sebutan generasi sahabat. Setelah itu, dakwah Rasulullah dilanjutkan oleh genarasi berikutnya yang disebut generasi tabiin. Generasi tabiin juga meneruskan kepada generasi berikutnya, yaitu tabiit tabiin. Demikian seterusnya, sehingga dakwah Rasulullah sampai kepada generasi umat Islam di dunia sekarang ini. Generasi sekarangpun (modern) meneruskan dakwah Rasulullah kepada generasi yang akan hidup pada zaman mendatang. Pada zaman modern ini, cara menyampaikan dakwah dan sejenisnya kepada umat Islam mudah, karena sekarang sudah banyak alat-alat yang mampu untuk penyampaiannya, yaitu dengan menonton TV, mendengarkan radio, mencari di internet dan lain-lain.
Manusia hanya mampu menyampaikan atau berdakwah tentang hukum Allah kepada seluruh makhluk di alam sehingga seorang dai harus menguasai sedikitnya enam hal penting yang harus disadarinya, yaitu:
1.      Menyadari bahwa setiap manusia berkewajiban menyampaikan ajaran islam kepada manusia lainnya.
2.      Harus menyadari bahwa yang menentukan seseorang beriman atau kafir hanyalah Allah. Manusia hanya berkewajiban sebatas menyampaikan ajaran Islam tersebut.
3.      Harus menyadari bahwa banyak manusia diciptakan Allah berbeda-beda dalam segala hal.
4.      Harus menyadari bahwa manusia ada yang tidak atau belum beriman.
5.      Harus menyadari bahwa di antara manusia ada yang membantah ayat-ayat Allah sehingga harus siap terhadap risiko, termasuk dari segi mental apabila mendapatkan penolakan atau tidak diterima oleh orang lain yang belum atau tidak memahaminya.
6.      Harus siap berjihad, mengendalikan hawa nafsu, bersabar, dan siap berkorban harta dan jiwa. 
Menyusun teks dakwah
Menyusun teks untuk berdakwah memerlukan pembiasaan atau latihan agar dapat berkembang menjadi semakin baik. Hal-hal yang perlu dipersiapkan ketika akan menyusun suatu teks atau naskah dakwah adalah sebagai berikut:
1.      Membuat teks atau naskah setidaknya memiliki unsur-unsur berikut:
1)      Memberikan salam bagi jamaah yang datang.
2)      Mengucapakan hamdalah atau puji-pujian kepada Allah.
3)      Awali dengan menyampaikan ayat Alquran yang disertai membaca taawuz dan basmalah.
4)      Teks atau naskah materi dakwah setidaknya memenuhi beberapa unsur, yaitu kalimat pembuka, materi inti, kesimpulan, dan penutup.
2.      Mengucapakan dua kalimat syahadat dan shalawat atas nabi.
3.      Berwasiat (meningkatkan takwa).
D.    PERBEDAAN BERKHUTBAH DENGAN BERDAKWAH
Perbedaaan antara khutbah dan dakwah adalah sebagai berikut:
Khutbah
Dakwah
1.      Dilaksanakan secara rutin sebagaimana hari Jumat atau dua hari raya.
2.      Ada rukun dan syaratnya.
3.      Ada mimbar khusus untuk menyampaikan khutbah.
4.      Waktunya terbatas dan membutuhkan pengetahuan luas.
5.      Dilakukan secara khusus dan ada tata tertibnya.
1.      Dapat dilaksanakan  kapan saja.
2.      Tidak ada rukun dan syaratnya.
3.      Tidak ada mimbar tempat khusus pada pelaksanaan.
4.      Waktu tidak dibatasi dan siapapun boleh berdakwah.
5.      Dapat dilakukan dengan cara yang kreatif dan inovatif seperti seminar, lokakarya, pelatihan, atau sarasehan.

SENI MUSIK

A. Pengertian Seni Musik
Seni adalah ekspresi atau ungkapan jiwa dan budaya manusia yang mengandung nilai estetika / keindahan dan dituangkan dalam sebuah karya berupa karya sastra, seni rupa maupun seni musik.
Musik merupakan bunyian atau suara yang dihasilkan dari sesuatu yang digetarkan, agar dihasilkan suara yang indah maka diperlukan keahlian untuk memainkannya. Jadi seni musik adalah hasil karya manusia yang mengandung nilai estetika yang berasal dari bunyi/suara.
B . Sejarah Musik Dunia
Musik sudah dikenal sejak zaman sebelum masehi. Pada saat itu mereka membuat musik atau bunyi-bunyian dari bahan-bahan alam yang tersedia dilingkungannya, seperti batu yang digesek-gesekan, gemerciknya air dan sebagainya untuk upacara adat, pemujaan dan lain-lain. Menurut zamannya perkembangan musik dibagi 6, yaitu:
1.      Musik Zaman Kuno
Pada masa ini musik masih bersifat primitive religius, yang artinya musik hanya dipakai untuk sarana pemujaan yang berhubungan dengan adat dan kepercayaan manusia pada waktu tertentu.
2.      Musik Zaman Pertengahan (375-1350)
Fungsi musik pada zaman pertengahan ini, telah mengalami perkembangan, tidak hanya sebagai sarana pemujaan saja melainkan sudah dipakai sebagai hiburan sewaktu-waktu dibutuhkan. Pada zaman ini telah ditemukan not solmisasi oleh Guido Von Arezzo.
3.      Musik Zaman Renaisance (1350-1600)
Renaisance adalah suatu aliran yang melahirkan kembali kebudayaan atau kesenian dari masa purbakala. Pada masa ini manusia sempat “Menemukan Dirinya”. Sebagai seniman tidak hanya mengungkapkan apa yang terjadi diluar manusia tetapi juga yang terjadi dalam diri manusia. Mereka memperoleh suatu pandangan baru. Musik Renaisance lebih bersifat manusiawi.
4.      Musik Zaman Barok dan Rokoko (1600-1750)
Pada zaman ini banyak ditemukan ornament-ornament pada hasil karya musik. Para komposisi seperti Johanes Sebastian Bach dan George Frederich Handel sangat berani dalam membuat ornament-ornament pada karya-karyanya, selain itu muncul improvisasi dari para pemain musiknya.
5.      Musik Zaman Klasik Romantik (1750-1875 )
Ciri utama karya musik zaman klasik ini adalah ditandai dengan pemakaian beberapa tanda dinamik kresendo dan dekresendo. Ditemukan pula tanda tempo dalam lagu. Perkembangan selanjutnya pada zaman ini adalah komposisi menitikberatkan pada ungkapan perasaaan pada hasil karyanya. Ornamen-ornamen pada zaman Barok dan Rakoko mulai ditinggalkan, sedangkan perubahan-perubahan tempo lebih ditonjolkan.
6.      Musik Zaman Modern (1900-sekarang)
Aliran musik pada zaman modern sudah sangat beragam, seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi. Banyak teknik-teknik baru dalam pembuatan karya musik, seperti harmoni, melodi, instrumentasi dan sebagainya.
C.    Sejarah Musik Nusantara
Sejarah musik diIndonesia sendiri, dimulai sejak zaman prasejarah (sebelum abad 1 M), yaitu dengan datangnya bangsa Asia Tengah. Mereka memperkenalkan alat tiup dari bambu dengan nama Khen, yang sekarang masih berkembang di daerah Kalimantan dan Bali. Selain Khen, mereka memperkenalkan alat musik tiup yang sekarang dikenal dengan nama suling.   Seiring masuknya agama Islam ke Indonesia, berkembang pula alat musik dari Arab, seperti rebana, gambus(sejenis gitar/mandolin), biola, akordeon, gendang dan seruling dengan ini terbentuklah orkes gambus.
D.    Jenis Aliran Musik dan Tokohnya
Seiring berkembangnya zaman yang modern ini, di Indonesia banyak sekali aliran musik dan tokohnya. Berikut ini adalah beberapa aliran musik dan tokohnya yang ada di Indonesia:
1.      Musik Klasik Indonesia
Musik klasik Indonesia ialah musik yang sudah lama ada di Indonesia. Beberapa nama besar dalam perkembangan musik klasik di Indonesia yaitu Ananda Sukarlan (seorang pianist) dan Trusutji Kamal (seorang pianist dan composer yang lahir di dalam lingkungan musik dengan latar belakang orang tua yang memahami biola). Kelompok musik yang membawakan aliran klasik ini, salah satunya yaitu, Group Andalas.
2.      Musik Tradisional
Musik tradisional adalah musik yang hidup di masyarakat secara turun temurun, dipertahankan bukan sebagai sarana hiburan saja, melainkan ada juga dipakai untuk pengobatan dan ada yang menjadi sarana komunikasi antara manusia dengan penciptanya, hal ini adalah menurut kepercayaan masing-masing orang saja. Musik tradisional yang ada di Indonesia, diantaranya gamelan, angklung, sasando dan lain-lain.
Ada juga musik tradisional yang berasal dari pengaruh kebudayaan luar, diantaranya gambang kromong, marawis dan keroncong. Tokohnya yaitu Mus Mulyadi, Mus Mujiono, Waljinah, Gesang, Pak Daeng Sutigna dan masih banyak lagi..
3.      Musik Gospel
Musik gospel adalah sebuah genre musik yang dicirikan oleh vocal yang dominant (seringkali dengan menggunakan harmaoni yang kuat), liriknya yang bersifat religius, khususnya Kristen. Kebanyakan bentuk musik gospel menggunakan piano/organ Hammond, drum, gitar bas dan gitar listrik.
Di Indonesia, musik gospel banyak dipopulerkan oleh musisi seperti Franky Sihombing, Nikita dan masih banyak lagi.
4.      Musik Jazz
Munculnya imej bagi jazz yang kurang menguntungkan ini berpangkal pada sebuah pengertian yang dominan bahwa fungsi utama musik adalah untuk menghibur dan memberikan kepuasan kepada khalayak dengan tujuan mendapatkan keuntungan. Biasanya musik jazz ini bersifat ceria. Irama yang sering dipergunakan dalam jazz adalah swing, soul, bossanova dan sebagainya. Tokoh dalam musik jazz ini di Indonesia adalah Tompi, Glenn F dan lain-lain.
5.      Musik Country
Musik country adalah campuran dari unsur-unsur musik Amerika yang berasal dari Amerika Serikat bagian Selatan dan Pegunungan Appalachia. Istilah musik country mulai dipakai sekitar tahun 1940-an untuk menggantikan istilah musik hillbilly yang berkesan merendahkan. Pada tahun 1970-an, istilah musik country telah menjadi istilah populer. Musik country ini bersifat gembira.
Musik country di Indonesia di awal kemunculannya lebih mengadopsi musik cowboy. Beberapa malah cenderung ke Folk Song. Karena agak sesuai dengan lagu pop kala itu. Iwan Fals awalnya memang musik country, tetapi sekarang mungkin sudah tidak ada lagi kesan musik country-nya. Tokoh musik country yang masih ada hanya Tantowi Yahya.
6.      Musik Rock
Musik rock pada dasarnya dieksplor dan dikembangkan oleh banyak orang namun demikian akar musik rock yang paling kuat adalah pada musik blues dan rhythm. Blues dan rhythm lalu memproduksi sebuah lagu yang beberapa orang diklaim sebagai lagu rock and roll pertama berjudul ‘Rocket’88 oleh Jackie Brenston.
Kelompok musik yang aliran rock adalah The Rock, Serius band, Rif, God Bless, Bentoel dan masih banyak lagi. Adapun tokoh musik rock yaitu Ahmad Dani, Gito Rollies, Ikang Fauzi, Ahmad Albar, Arman Maulana dan lain-lain.
7.      Musik Populer
Musik populer atau musik pop adalah nama bagi aliran-aliran musik yang didengar luas oleh pendengarnya dan kebanyakan bersifat komersial. Kelompok musik/band yang beraliran musik populer/pop yaitu Peterpan, Ada Band, Five Minutes, ungu dan masih banyak lagi. Tokoh musik populer/pop yaitu Ariyanto, Rinto Harahap, Tommy J, Obbie Messak.
8.      Musik Dangdut
Musik dangdut berasal dari Indonesia, jadi musik dangdut ini musik asli Indonesia. Suara khasnya yaitu gendang dan serulingnya. Musik dangdut merupakan musik bergaya semangat. Tokoh-tokoh dari musik dangdut ini yakni Rhoma Irama (Bang Haji), Elvi Sukaisih (Umi), A. Rafiq, dan masih banyak lagi.